Edisi Marapi, Gunung Bukan Tempat Sampah

Mengapa banyak gunung yang berada di Indonesia selalu penuh dengan sampah? Bahkan menjadikan tak nyaman untuk kembali di daki. Sampah merajalela disepanjang jalur pendakian hingga puncak gunung. Apa salah alam yang telah memberi kita kesempatan menikmati indahnya ciptaan Tuhan? Ini semua pastilah ulah para pendaki yang "buta" dan tak peduli konservasi!.

Kepada Pak Polisi 'Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia

Masyarakat butuh keadilan dari keterpihakan oknum polisi kepada perusahaan.

TRip Akhir Tahun Ke Titik KM 0 Indonesia, Sabang, Indonesia

Liburan akhir tahun serta liburan semester akhirnya diputuskan mencari tujuan trip ke Pulau Sabang, Banda Aceh, Indonesia.

Bagi Yang Mau Ke Air Terjun Cerocok, Rohul Bisa Di Baca, Semoga Sedikit Membantu

Trip liburan kali ini, penulis beserta kawan – kawan yang tergabung dari MTMA Rohul, sahabat – sahabat dari Pekanbaru 9 orang, dari Ujung Batu 4 Orang serta dari Boter sekitar 4 orang juga. Semuanya bergabung dan berkumpul di titik yang telah di tentukan sebelumnya

Pendidikan Pedalaman Tak Seindah Alamanya

Perjalanan menyelusuri suku - suku pedalaman Talang mamak dan melayu tua di kawasan taman nasional bukit tiga puluh

Selasa, 21 Agustus 2018

Dinginmu Dikalahkan Dengan Pemandanganmu Dieng, Gunung Prau 2565 Mdpl


Puncak Gunung Prau

Sebuah Sajak Dari Lereng Prau
Dua Lima Sembilan Puluh
Kabut turun menyelimuti Prau dengan jajaran Candi Hindu
Embun di ujung daun menjadi butiran es dan perlahan mengeras
Angin berhembus, bertiup syahdu membawa rindu
Dedaunan cemara bergoyang, ranting lain meranggas sisa kena api panas
Lonte sore merekah, bunganya menengadah dan ramai menutup tanah
Menyaru dengan semak, Anaphalis maxima tegak dan menebar aroma lemon
Di rimbunan Cantigi, moncong Mydaus javanensis mengorek humus mencari mangsa
Tak mau kalah, Nepenthes gymnamphora menjebak serangga dengan kantong sebagai moncong
Terlindung kanopi hutan, dalam gelap, Panthera pardus melas siaga, siap menerkam mangsa
Di angkasa, Nisaetus bartelsi merajai langit, mengancam dengan cakar tajam dan paruh melengkung
Glichenia linearis menutup tebing dan sisa hutan lapang mencari cahaya dan menyambut Owa Jawa
Lebih rendah, tanah gundul meluas tergusur aroma Nicotin dan umbi Solanum tuberosum
Di atas dua lima sembilan puluh, tanah memadat porak poranda tanpa asa
Ribuan pasang kaki berbalut sepatu diam menunggu di dekat sebuah tugu
Ribuan pasang mata terbuka dengan mulut ternganga menanti sang surya
Mulut-mulut membisu terharu, ketika matahari terbangun oleh panggilan waktu

Aku membisu, dan terharu dengan gemuruh dada yang menderu
Ketika ribuan pasang sepatu itu berkemas buru-buru meninggalkan debu di puncak Prau
Ketika ribuan pasang sepatu itu tak mau tau dan berlalu meninggalkan sampah di puncak Prau
Ketika ribuan pasang sepatu itu akhirnya tetap akan rindu untuk selalu datang ke Prau
Aku tetap akan menunggu dalam deru dan haru
Dengan puncakku berselimut debu dan lindungan dewa-dewa Hindu
Aku tetap akan diam membisu, kokoh bagaikan sokoguru dan menunggumu
Sewaktu nanti aku tak lagi mampu untuk terus diam membisu, tanpa ragu aku akan menghukummu
Lereng Prau Yang Berdebu, 2015

Di Copy Tanggal 21-12-2018, di naik pada tanggal 22-08-2018.
https://www.facebook.com/492329954137595/posts/sebuah-sajak-dari-lereng-praudua-lima-sembilan-puluhkabut-turun-menyelimuti-prau/1040113376025914/



Gunung prau memiliki ketinggian 2.565 sekitar mdpl, termasukd alam gunung dengan ketinggian sedang, dibanding dengan beberapa gununng yaitu , Sindoro,Sumbing, Slamet dan  Unggaran. Tapi ada hal yang menarik di gunung prau yaitu fenomena sunset dan sunrise nya.

Lokasi Dan Rute Menuju Gunung Prau Dieng

Gunung prau sendiri berada di perbatasan tiga kabupaten yaitu, Kab. Banjarnegara, Kab. Wonosobo, Kab. Batang dan Kab. Kendal. Karena Bentuk gunung prau ini yang memanjang seperti perahu.
Pos Pendakian Gunung Prau Via Patak Banteng

Karena jalur pendakian yang paling terkenal dan singkat adalah dari arah wisata alam dieng, maka banyakpendaki yang menyebut gunung prau ini masuk dalam area wisata dieng.
Jalur ke puncak

Untuk mendaki gunung prau ada 2 jalur utama yang sudah sering di lewatioleh pendaki, Selain sudah tersedia pos-pos pemantau pendaki, jalur nya pun sudah banyak di kenal. Jalur pertema adalah melewati  Jalur utara.
Jalur utara pendakian bisa di mulai dari Kabupaten Kendal, Yaitu jalur pendakian Desa Kenjuran yang terletak di Kecamatan Sukoreja. Jalur pendakian dari jalur kenjuran sendiri memakanw aktu kurang lebih 6 jam perjalanan. Rute Yang dilewati sedikit agak terjal.
Jalur Ke Puncak

Jalur pendakian kedua dan yang paling ramai adalah Jalur selatan yaitud ari wisata alam dieng, Pendakian bisa di mulai dari Dieng atau Desa Patak Banteng, sebuah desa yang berada di sebelum pintu masuk dieng.Pendakian gunung prau melewati jalur dieng sedikit lebih ringan sekitar 3 jam pendakian.
Singgah di Pos 2 

Untuk jalur pendakian melewati desa patak banteng, terdapat 3 pos selama pendakian. Di pos-pos tersebut para pendaki bisa istirahat untuk mengumpukan tenaga dan mendirikan camp jika akan melanjutkan pendakian beberapa waktu. Biasa di setiap pos ad petugas yang berjaga dan siap memberikan pertolongan jika para pendaki mengalami kesulitan.
Pos III 

Sunrise Gunung Prau Dieng
Gunung prau dieng memang sering di anggpa sebelah mata bagi para pendaki profesional, mungkin karena jalur pendakian gunung prau yang terlalu mudah dan ketinggian nya yang masuk dalam kategori medium.
Sunsire Prau Pagi itu, tanggal 20-08-2018

Tetapi setiap pendakian yang dilihat bukan hanya tingkat kesulitan dari gunung yang di daki, dan  berapa ketinggian gunung itu. Hal yang paling penting adalah pengalaman dan tentunya fenomena alam yang indah yang akan kita dapat.
Suasana sekitar jam 10 pagi

Sunrise gunung prau, itulah yang banyak dicari  oleh para pendaki gunung prau. Siapa yang tidak mengenal keindahan sunrise gunung prau. Sunrise yang memiliki karakteristik kuning keemasan dengan semburat warna biru langit menjadikan sunrise gunung prau termasuk sunrise yang indah
Suasana sekitar pukul 09.00 pagi

Menurut informasi yang piknikasik dapat dari warga sekitar dieng. Sunrise terbaik gunung prau ini akan muncul ketika peralihan di bulan desember dan januari. Karakteristik sunrise di bulan itu adalah Matahari yang buat dengan garis tepi jelas, cahay merah kekuningan yang indah, berbaur dengan biru langit  dan cuaca langit yang benar-benar bersih dari awan ataupun mendung.
Moment hari jadi di tahun 2018

Selain keindahan sunrisenya, gunung rau juga terkenal dengan bukit teletubies nya, yaitu sebuah view sabana di atas gunung prau dengan bukit setengah lingkaran kecil2 seperti pada kartun anak-anak teletubies. View bukit teletabies paling bagus ketika pagi hari dengan sedikit kabut yang menyelimuti.
Copas : 
https://piknikasik.com/gunung-prau-dieng-tempat-paling-indah-dan-romantis-untuk-menikmati-sunrise

Rabu, 18 Juli 2018

Fun Trip Panwascam Kepenuhan Lembah Harau, Sejarah dan Spirit Perjalanan

Salah satu Spot Photo di Lembah Harau

Penyegaran dalam suatu instansi itu menjadi sebuah akselarasi kepemimpinan membuat lebih baik, semangat dan kerja sama tim akan meningkat. Pola manajemen organisasi yang baik sehingga efektifitas dan loyalitas dari para pelaksana dan pendukung dari sebuah struktur maksimal. Inilah salah satu kegiatan yang dilakukan oleh Panwascam Kepenuhan. Dalam Hal Penyegaran ke provinsi sebelah dari usainya kegiatan pesta demokrasi terbesar di Riau (Pilgubri Tahun 2018) pada Hari Rabu Tanggal 27 Juni 2018 yang serentak di bumi lancang kuning. Setelah berlalunya pesta Demokrasi tersebut yang tidak adanya kendala serta masalah baik dalam penyelenggara dan pengawasan pilgubri ini.

Lembah Harau, Spot Rumah seperti di Negara Eropa
Gagasan ini sudah lama muncul untuk memacu semangat dan etos kerja dari rekan - rekan panwascam kepenuhan, hingga memutuskan untuk one day trip (sehari melakukan perjalanan) dengan rute Lembah Harau. Kenapa di Lembah Harau ? salah satu aksesnya juga dekat, tidak memakan waktu yang lama. dan juga puluhan wahana ala zaman now dan pengembangan wisata di sana juga sudah pesat. Bagi para pembaca sangat tidak rugi jika berliburan ke sana apalagi dengan keluarga besar. Hanya perlu siap kan uang yang cukup banyak untuk tiket masuk,makanan serta jika nantinnya mau melakukan camping atau nginap di homestayy yang sudah banyak di sekitaran objek wisata tersebut. 
Lembah Harau Zaman Dahulu
Sumber : Media Online

Pokoknya Recomended deh untuk wisata keluarga ! 
Wahana Sepeda Terbang, Karpet Aladin dan masih banyak wahana lainnya


Akses perjalanan jika sahabat dari pekanbaru, dan kota lainnya hanya diperlukan waktu beberapa jam normal jika tidak ada kemacetan parah atau bencana alam di sepanjang jalan, dan dengan kemajuan zaman tidak susah bagi sahabat untuk ke sana. Hanya bermodalkan Handphone Android (Googlemaps) dan search Lembah Harau, Sumatra Barat, Ikuti Petunjuk arah yang telah di sediakan oleh Layanan google tersebut. Untuk dari tempat tinggal penulis sendiri (Kota Tengah, Rohul) Jarak normal 4-5 Jam perjalanan baik itu menggunakakan sepeda motor dan mobil. Perjalanan ini Hari rabu tanggal 11 Juli 2018,  dimulai keberangkatan dari pagi Jam 7 hingga sampai pukul 14.00 wib di Lembah Harau.
Salah Satu Air Terjun di Lembah Harau

Sedikit gambaran tentang perjalanan ke lembah harau, berikut kisah dan sejarah terbentuknya wisata lembah harau menurut informasi dari media/website : 


Asal Usul Nama Harau
Pada awalnya nama Harau berasal dari kata “Orau”. Penduduk asal tinggal di atas Bukit Jambu, dikarenakan daerah tempat tinggal penduduk tersebut sering banjir dan Bukit Jambu juga sering runtuh yang menimbulkan kegaduhan dan kepanikan penduduk setempat sehingga penduduk sering berteriak histeris akibat runtuhnya Bukit Jambu tersebut dan menimbulkan suara “parau” bagi penduduk yang sering berteriak histeris tersebut. Dengan cirri-ciri suara penduduk yang banyak “parau” didengar oleh masyarakat sekitarnya maka daerah tersebut dinamakan “orau” dan kemudian berubah nama menjadi Arau, sampai akhirnya menjadi Harau.

Prasasti Lembah Harau Menurut prasati yang masih terdapat di sekitar air terjun Sarasah Bunta, areal ini mulai dibuka tanggal 14 Agustus 1926 oleh Assisten Residen Lima Puluh Kota yang bernama J.H.G Boissevain, dengan E. Rinner bernama B.O.Werken bersama Tuanku Lareh Sarilamak yang bernama Rasyad Dt. Kuniang nan Hitam dan assisten Demang yang bernama Janaid Dt. Kodo Nan Hitam. Untuk pertama kalinya Assisten Residen terpesona, kaget dan terkesima sembari berdecak kagum untuk melantunkan rasa kagum dan tiada taranya melihat keadaan alam Lembah “orau” sambil berdecak “Hemel,hemel…….(Indah, mempesona seperti sorga) dalam bahasa Belanda.

Dengan terkesimanya Assisten Residen tersebut terhadap keindahan lembah sempit yang diapit oleh terjalnya bukit batu di kiri kanannya maka dibuatlah prasasti dari batu marmar yang dipahatkan pada salah satu dinding sarasahnya yakni “Sarasah Bunta” pada tanggal 14 Agustus 1926, sehingga sejak waktu tersebut terkenallaah lembah sempit tersebut sampai ke Negara Belanda dengan nama “Hemel Arau” (Sorga Arau) dan kemudian disingkat dengan Harau.

Kemudian diterbitkan Besluitnya oleh Pemerintah Belanda (waktu itu) pada tanggal 19 Januari 1933 Nomor 15 Stbl Nomor 24 dengan status Cagar Alam di Bidang Biologis dan Aesthestis seluas 315 Ha ,kemudian dilakukan pengukuran ulang oleh Perlindungan dan Pelestarian Alam (PPA) pada tahun 1979 dengan luas defenitif dilapangan adalah 298 Ha, (Witari Heiza , 1985) . Selanjutnya status Cagar Alam sebagian arealnya diubah menjadi Hutan Wisata yang diperuntukkan bagi taman wisata alam dengan Keputusan Menteri Pertanian Republik Indonesia nomor : 478 / Kpts /Um / 8 / 1979, tanggal 2 Agustus 1979 ,tentang perubahan statusnya menjadi taman wisata seluas 27,5 Ha. Dengan demikian status Lembah Harau selain cagar alam juga sebagian berstatus taman wisata.
Berbagai sarana pertamanan, kupel, tempat duduk, jalan setapak, tempat bermain anak-anak, taman satwa, sepeda air, Mushalla, WC dan lapangan parkir serta dilengkapi dengan kios-kios souvenir, dan makanan/minuman dan sebagainya yang telah dibangun di objek wisata ini bagi kemudahan dan kenikmatan pengunjung.

Berbagai jenis tanaman dan binatang ada di sini. Monyet ekor panjang (Macaca fascirulatis) bisa dilihat di sini. Ada pula siamang (Hylobatessyndactylus), dan simpai (Presbytis melalopos).Hewan yang juag dilindungi di sini adalah harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrensis), beruang (Helarctos malayanus), tapir (Tapirus indicus), kambing hutan (Capriconis sumatrensis), dan landak (Proechidna bruijnii). Ada 19 spesies burung yang juga dilindungi. Di antaranya, burung kuau (Argusianus argus) dan enggang (Anthrococeros sp).

Potensi Lembah Harau
Pada kawasan Objek wisata Lembah Harau ini terdiri dari 3 (tiga) kawasan : Resort Aka Barayu, Resort Sarasah Bunta, dan Resort Rimbo Piobang . Pada resort Aka Barayun yang memiliki keindahan air terjun yang mempunyai kolam renang, yang memberikan nuansa alam yang asri juga berpotensi untuk pengembangan olah raga panjat tebing karena memiliki bukit batu yang terjal dan juga mempunyai lokasi yang bias memantulkan suara (echo). Disini juga terdapat fasiltas penginapan berupa homestay yang bisa dimanfaatkan wisatawan yang ingin menginap lengkap dengan fasilitasnya. Konon Sarasah Aka Barayun dari legenda dalam masyarakat yang berada di sekitarnya Cagar Alam Lembah Harau dulunya adalah Laut.
Diceritakan batu-batuan yang terdapat di sini adalah sejenis batu yang biasanya terdapat di dasar laut. Diantaranya dua dinding batu yang terjal, tergantung pada sebuah akar yang pada saat pasang naik terbenam dan waktu pasang surut Nampak di atas air tergantung dan berayun-ayun ditiup angin.
Resort Sarasah Bunta terletak disebelah timur Aka Barayun, memeliki 4( empat) air terjun (sarasah Aie Luluih, Sarasah Bunta, Sarasah Murai dan sarasah Aie Angek ) dengan telaga dan pemandangan yang indah seperti ; Sarasah Aie Luluih, dimana pada sarasah ini air yang mengalir melewati dinding batu dan dibawahnya mempunyai kolam tempat mandi alami yang asri, dari cerita dari orang tua-tua dulu, ada kepercayaan mandi atau membasuh muka di sarasah aie luluih dapat mengobati jerawat dan muka akan terlihat cantik dan awet muda.

Sarasah Bunta dimana sarasah ini mempunyai air terjunnya yang berunta-unta indah seperti bidadari yang sedang mandi apabila terpancar sinar matahari siang sehingga dinamakan “Sarasah Bunta” . Sarasah Murai , pada sarasah ini sering pada siangnya burung murai mandi sambil memadu kasih sehingga masyarakat menamakan “Sarasah Murai “.dan apabila mandi di bawah air terjun kedua sarasah ini, dengan berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa , lekas mendapat jodoh bagi yang belum menikah.
Pada Sarasah Aie Angek belum banyak dikunjungi wisatawan, airnya agak panas berada arah keutara dari “Sarasah Murai”.Pada Resort Rimbo Piobang sampai akhir tahun 2010 belum berkembang karena direncanakan untuk Taman Safari.

Legenda Puti Sari Banilai
Alkisah, waktu dulu berlayarlah seorang Raja Hindustan bernama Maulana Kari dengan permaisurinya Sari Banun untuk merayakan pertunangan anaknya bernama Sari Banilai dengan Bujang Juaro. Puti Sari Banilai ikut bersama orang tuannya.
Sebelum berlayar, kedua anak muda tersebut telah bersumpah, kalau Sari banilai mengingkari janji pertunangan tersebut, ia akan menjadi batu dan sebaliknya kalau Bujang Juaro yang ingkar, ia akan menjadi ular naga. Tanpa sadar kapal mereka terbawa arus dan hanyut terjepit di Lembah Harau di antara dua bukit batu terjal serta ditahan akar kayu yang melintang di antara kedua bukit tersebut. Agar kapal tidak hanyut, sang raja menambatkannya pada sebuah batu yang terdapat di sana. Batu tersebut sampai sekarang masih bernama Batu Tambatan Kapal/perahu.
Dengan persetujuan Rajo Darah Putiah yang berkuasa pada waktu itu di Lembah Harau maka Raja Maulana Kari beserta keluarganya diizinkan untuk tinggal menetap. Karena sudah tidak mungkin lagi kembali ke negerinnya mereka putuskan untuk menetap di sana.
Raja Maulana Kari tidak mengetahui sumpah putrinya, mengawinkan Puti Sari Banilai dengan seorang pemuda di daerah tersebut yang bernama “Rambun Pade”. Dari perkawinan ini lahir seorang anak laki-laki yang gagah. Raja Maulana Kari dan istrinya sangat sayang pada cucunya ini sehingga apapun permintaannya dipenuhi.

Tersebutlah suatu ketika sang raja membuatkan mainan untuk cucunya ini sehingga ia setiap hari asyik dengan mainannya itu. Pada suatu hari mainan tersebut jatuh ke dalam laut. Sang cucu memanggil ibunya untuk mengambilkan mainan tersebut. Lalu si ibu melompat ke dalam laut untuk mengambilkannya, namun mainan itu hanyut tidak di temukan lagi. Pada saat itu datanglah ombak yang mendorong Sari Banilai sampai ke tepi dan terjepit di antara dua buah batu.

Pada saat itu Puti Sari Banilai memohon agar air laut itu surut dan kering. Lambat laun dari kaki Puti Sari Banilai mulai menjadi batu. Saat itulah teringat akan sumpahnya dan sebelum keseluruhan badannya menjadi batu, ia memohon kepada tuhan agar perlengkapan rumah tangganya dibawakan dan diletakkan di dekat ia terjepit. Di lembah Harau pada dinding terjal di sebelah kiri (dekat echo) sayup-sayup Nampak sebuah batu seakan-akan berbentuk seorang ibu yang sedang menggendong anaknya, hamparan tikar dan sebuah batu yang berbentuk lumbung padi.

Demikianlah legenda Lembah Harau. Legenda ini masih hidup dalam masyarakat, dalam cerita randai yang bernama “Randai sari Banilai” salah satu bentuk kesenian tradisional masyarakat di sana.


Sumber :
( (Saiful.SP. Kabag Humas Lima Puluh Kota ) in : http://www.limapuluhkota.go.id)

Selasa, 17 Juli 2018

Ngtrip Santai ke Bukit Sunset Dusun Sei.Bungo, Rambah, Rokan Hulu

Pintu Gerbang Bukit Sunsite
Taken by : Adi S

Kali ini,  trip dadakan  ke bukit sunset yang berlokasi di Dusun Sungai Bungo, Desa Sialang Jaya, Kecamatan Rambah, Kabupaten Rokan Hulu Sore jum’at tanggal 6 Juli 2018. Lokasi yang dulu menjadi lintasan masyarakat setempat berubah menjadi salah satu destinasi santai bagi penikmat alam bebas yang khususnya di kabupaten Rokan Hulu. Mengapa di bilang santai ? kita, bisa nikmati perjalanan dari kota pasir pengarayan dengan waktu sekitar 20 menit bagi yang menggunakan sepeda motor, untuk yang menggunakan mobil agak terlalu perjalanan nya. Memgingat jalan yang dilalui khusus untuk sepeda motor tapi tenang saja jalannya hanya sedikit yang masih tahap pengerasan dan selebihnya semenisasi jalur sepeda motor.
salah satu wahana di bukit sunsite


Untuk tidak terlalu lama membacanya. Langsung saja. Jika sahabat – sahabat sudah berada di kota pasir pengarayan  atau di taman kota. Tinggal membaca Rute (plang Dishub) atau nanti bisa mengarah ke objek wisata danau cipogas pasir pengarayan dengan jarak tempuh 10 menit normal. Kemudian, tergantung sahabat apakah mau nikmati spot dan pemandangan yang ada di Danau Cipogas sembari menunggu sunsite (waktu senja) untuk menyesuaikan nama trip nya Bukit Sunset. Jika, memang terburu waktu sahabat bisa langsung ke lokasi tersebut.
Setelah berada di danau cipogas bisa bertanya atau dipersimpangan sebelum masuk ke lokasi Danau Cipogas sahabat akan berjumpa dengan pertigaan dan ambil jalan ke kiri. Kemudian, lurus dan belok ke kanan, dengan jarak sekitar 300 meter (Jalan Pengerasan) sahabat bisa melihat penunjuk arah yang telah dibuat oleh komunitas penggiat bukit sunset (Jalan Menuju Puncak) dengan kondisi jalan semenisasi menanjak. Diharapkan berhati –hati mengingat jalan yang sedikit kecil dan kiri kanan jurang serta tebing bebatuan, hanya terkhususkan untuk sepeda motor dengan jarak tempuh 10 menit perjalanan. Ikuti jalan yang semenisasi kemudian sahabat akan sampai di parkiran lokasi bukit sunset yang jalurnya juga sama menuju Dusun Sungai Bungo. Jika nantinya masih ada waktu bisa langsung ke air terjun sungai bungo.
Wahana Ayunan

Setelah sampai di parkiran, sahabat bisa membayar registrasi berkisar Rp.5000-, sampai tulisan ini dibuat. Dikemudian hari nantinya penulis tidak bertanggung jawab karena tergantung kebijakan dari komunitas penggiat alam setempat. Komunitas penggiat alam setempat yaitu Bujang Manjo Adventure tetapi sekarang sudah dikelola oleh pemuda setempat (Pemuda Di Dusun Sungai Bungo, Desa Sialang Jaya), Rambah.

Mungkin itu sedikit gambaran tentang wisata santai bukit sunsite, desa sialang jaya, Rambah,Rokan Hulu.


dan masih ada 1 (satu) wahana yaitu sangkar burung. tetapi admin lupa untuk dokumentasi nya.. :D 

Kamis, 21 Juni 2018

Hi Trippers, Destinasi Wisata Pendakian Santai Yang Buka di Rokan Hulu Dan Contact Personnya


Puncak Bukit Suligi, 812 Mdpl
Bagi sahabat trippers yang sudah penasaran dengan postingan di Instagram dan Media Sosial untuk wilayah Rokan Hulu sekitar, Berikut Destinasi yang sudah bisa di kunjungi.

Bukit Suligi, 812 Mdpl Desa Aliantan, Kec.Kabun, Rokan Hulu, Komunitas Pemandu Thecaretaker 
Contact Person Leader : Taufik : 085374776861 , Bibi 085274375656 , Akan Buka Tanggal 30 Juni 2018. Siapp kan Fisik dan Mental nya ya..

Puncak Bukit Suligi, 812 Mdpl

 Bukit Suligi, 900 Mdpl Desa Koto Ranah, Kec.Kabun. Rokan Hulu, Komunitas Pemandu, Komunitas Penggiat Alam - Koto Ranah (KPA-KR) , Sudah di Buka dan Contact Person yang bisa di hubungi : Rengki : 082283228360  . 

Rumah Pohon, Bukit Suligi, 900 Mdpl

Bukit Suligi, 900 Mdpl

Puncak Kabur, 550 Mdpl Desa Koto Ruang, Kec.Rokan IV Koto. Rokan Hulu, Komunitas Pemandu, BARAW ROKAN, Sudah di Buka dan Contact Person yang bisa di hubungi : Afdol : 082387573001

Puncak Kabur, 500 Mdpl Rokan IV Koto


Puncak Kabur, 500 Mdpl Rokan IV Koto

Puncak Kabur, 500 Mdpl

Bukit Tungkuih Nasi, 1500 Mdpl Dusun Sei Kijang, Desa cipang kiri hulu , Kec.Rokan IV Koto. Rokan Hulu, Komunitas Pemandu, Matic Boy Backpacker, Sudah di Buka.

Sumber Fb : Rio Erizon


Puncak Bukit Tungkuih Nasi, 1500 Mdpl

Demikianlah, Rute dan Tripper yang ingin ke lokasi tersebut , siapkan fisik dan mentalnya...
bisa juga kontak WA : 081222876969








Repost Tulisan : Panwaslu Kepenuhan Dukung Aliansi Mahasiswa Riau Peduli Pilkada Sosialiasi dan Tolak Politik Uang

www.luhakkepenuhan.com
http://luhakkepenuhan.com/news-10429/panwaslu-kepenuhan-dukung-aliansi-mahasiswa-riau-peduli-pilkada-sosialiasi-dan-tolak-politik-uang.html

Perhelatan Pemilihan Gubernur dan wakil gubernur tahun 2018 di Provinsi Riau hanya tinggal beberapa hari, pemilihan serentak yang dilaksanakan pada hari Rabu, 27 Juni 2018 di Provinsi Riau, persiapan dari penyelenggara dalam hal ini,  KPU (Komisi Pemilihan Umum) terus membenahi kelengkapan dan perlengkapan jelang perhelatan, baik sosialisasi melalui PPS dan pendistribusi logistic nantinya,  dan juga Bawaslu (Badan Pengawas Pemilu) juga turut andil dalam mengawasi pemilihan, baik itu pada tahapan Kampanye, politik uang dan Daftar Pemilih Tetap serta juga pendistribusian lainnya.
 
www.oborkeadilan.com
https://www.oborkeadilan.com/2018/06/panwaslu-kepenuhan-berikan-dukungan.html
Ditengah kesibukan para penyelenggara tersebut, ada sisi menarik datang dari Aliansi Mahasiswa Riau Peduli Pilkada, Ide kreatif timbul dari Seluruh Organisasi Himpunan Mahasiswa (Paguyuban) Se-Riau untuk ikut serta memberikan sosialiasi kepada masyarakat untuk tidak sampai golput dan menolak Politik Uang. Untuk di Kabupaten Rokan HUlu yang langsung di kordinatori Abu Bakar, Mahasiswa Semester Akhir Universitas Riau ini dan Juga sebagai Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Rokan Hulu (HIMAROHU-RIAU), Mengaku “ Dengan adanya himbauan dan ajakan dari mahasiswa sebagai agent of change berharap kepada seluruh masyarakat yang memilih untuk sama – sama mensukseskan Pemilihan Kepala Daerah Riau (Gubernur dan Wakil Gubernur Riau) pada tanggal 27 Juni 2018, dan juga hal yang terpenting Menolak dan turut mengawasi politik uang yang menjadi momok tersendiri dan memberikan keuntungan sepihak bagi kandidat tersebut, rusaknya demokrasi di negeri ini nantinya. Jangan sempat Riau ini tergadaikan 5 tahun ke depan karena politik uang”, Sambungnya “Berharap juga tingkat pemilih di Kabupaten Rokan Hulu jangan sampai turun bahkan kalau bisa naik dari Pemilihan sebelumnya, mengingat pesta demokrasi tidak hanya pada Pilgubri tetapi juga pada Pileg dan Pilpres nantinya,” dan kami bangga dengan panwaslu kepenuhan menyambut baik dan mendukung kami dalam sosialisasi ini, dan selama ini juga terus mengawasi proses menjelang demokrasi ini, kami melihat kecamatan kepenuhan tertib dan belum terdengar kabarnya ada kisruh dan permasalahan yang timbul, lihat saja atribut kampanye yang telah di pasang KPU masih ada dan hanya beberapa spanduk Paslon yang rusak, jika di bandingkan dengan daerah lain. Tambahnya saat di Tanya.

www.sumbarnet.com
http://www.sumbarnet.com/2018/06/panwaslu-kepenuhan-dukung-aliansi.html?m=1

Sementara, Panwaslu Kepenuhan yang menyambut langsung oleh Ketua Panwaslu Kepenuhan, Rional Siswanto,SE , mengutarakan “kami sangat senang kedatangan dari adik –adik Aliansi Mahasiswa Riau Peduli Pilkada yang turut serta mensosialiasasikan dan mengajak masyarakat untuk menolak politik uang, tidak hanya dari penyelenggara tetapi partifisipasi dan dukungan dari generasi muda ini yang kami tunggu, untuk kapasasitas kami sebagai pengawasan untuk sampai saat ini masih sesuai aturan perundangan baik itu Peraturan Pemerintaha, PKPU, Perbawaslu kami terapkan, kami berharap juga tidak hanya sosialisasi tetapi berupa kegiatan langsung dari generasi – generasi muda ini, kami siap memberi dukungan sesuai dengan koridor yang ada dan kapan saja, tugas kami 24 Jam dalam melayani dan mengawasi, karena kami tidak tahu kapan saja masyarakat yang memberikan pengaduan jika Panwas belum mengetahui dari Pengawas TPS, Panwas Desa/Kelurahan yang telah dibentuk, dan kami juga sudah membentuk tim untuk turun memantau secara langsung di setiap wilayah yang ada di kecamatan kepenuhan ini”, tuturnya. “Kami tidak menyangka dan ketika kami mendapat informasi dari media social bahwa ada Gerakan dari Mahasiswa untuk sosialisasi langsung kami cari sumber dan datang untuk melihat dan ternyata ini kegiatan positif dan sangat menunjang pada pemilihan pilgubri nantinya sesuai dengan yang kita inginkan”. Tutupnya.

www.pelitariau.com

Disisi lain berasal dari Zulkifli,SH,MH,C.L.A (Dekan Fakultas Hukum Universitas Pasir Pengarayan) yang juga Demisioner Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Rokan Hulu (HIMAROHU-RIAU) periode 2007-2010 Mengapresiasi inisiatif dari Aliansi Mahasiswa Riau Peduli Pilkada Tahun 2018 untuk terus menggalakkan sosialisasi, jika perlu door to door memberikan pemahaman bahaya politik uang bagi masyarakat dan provinsi riau dimasa yang akan datang. Di Harapkan Himarohu bisa mengambil peran lebih, mendukung Panwaskab dan Panwascam dalam mengawal Demokrasi di Bumi Negeri Seribu Suluk yang kita cintai ini. Melalui pesannya di via Whatsapp.

Juga di tambahkan dari Salah satu mahasiswa Asal Kecamatan Kepenuhan, Safrizal Hasbi,ST  (Alumni Mahasiswa Fak.SAINTEK UIN Suska Riau), menanggapi positif dan mensupport atas gerakan dari Aliansi Mahasiswa Riau Peduli Pilkada melalui Himarohu-Riau, “Inilah peran mahasiswa sebagai salah satu pengabdian masyarakat, memberikan pendewasaan politik bagi masyarakat rokan hulu khususnya. Berharap, moment Pilkada  ini jangan sampai juga ideology mahasiswa juga tergadaikan dari tawaran – tawaran pada Kandidat baik melalui wadah maupun individu dari adik-adik yang sekarang diberi amanah. Jangan sampai ada mobiliasasi massa untuk kepentingan dari salah satu paslon nantinya. JIka ini terjadi Maka, harapan kepada generasi muda ini juga sudah menambah rusaknya demokrasi di negeri ini, jangan sampai mahasiswa tergadaikan dengan janji –janji manis dari Paslon dan mobiliasasi massa” itu saja tekasnya.
Pemilihan hanya tinggal beberapa hari lagi, mari bersama terus sosialisasikan kepada hal layak dan tentukan Pilihan serta tolak politik uang dari pasangan calon Pilgubri, sehingga Bumi Melayu ini bebas dari praktik-praktik korupsi dan mencemarkan demokrasi di republic ini.

    

Repost Tulisan : 189 Pengawas TPS Dari 4 Kecamatan Siap Lantik di Kepenuhan (hasbi)

www.LuhakKepenuhan.com  dan berbagai media online lainnya
Jelang persiapan pemilihan umum kepala daerah (Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur) tahun 2018 di Provinsi Riau terus melengkapi semua sisi structural dari Bawaslu sampai ke Pengawas TPS (Tempat Pemungutan Suara) atau biasa yang di singkat dengan PTPS. Sesuai dengan Pasal 90 ayat (2) Undang-undang Nomor&Tahun 2017 tentang pemilihan umum menyatakan “Pengawas TPS dibentuk paling lambat 23 (Dua Puluh tiga) Hari sebelum hari pemungutan suara dan dibubarkan paling lambat 7 (Tujuh) hari setelah pemungutan suara , dan di Pasal 132 Ayat (4) Undang – undang Nomor&Tahun 2017 tentang pemilihan umum menyatakan “Pengawas TPS Di seleksi dan ditetapkan dengan keputusan Panwaslu Kecamatan. Mengamanatkan dari Undang – Undang dan Surat Edaran dari panwaslu Kabupaten Rokan Hulu dengan Nomor : 130/RI-07.TU.03/05/2018 tentang intruksi pembentukan Pengawas TPS di Kecamatan masing – masing. Setelah di laksanakan penjaringan hingga tahapan seleksi administrasi dan wawancara kemudian pengumuman kelulusan pengawas TPS. Untuk Dapil 3 Pelantikan Pengawas TPS sebanyak 189 Orang terdiri dari Kec.Kepenuhan 46 Orang, Kec.Kepenuhan Hulu 36 Orang , Kec.BOnai Darussalam 40 Orang dan Kec. Kunto Darusalam 67 Orang di laksanakan Sabtu, tanggal 2 Juni 2018 di gedung pertemuan Kecamatan Kepenuhan.
www.riauandalas.com
http://www.riauandalas.com/189-pengawas-tps-dari-4-kecamatan-lantik-di-kepenuhan/

Turut hadir pada pelantikan dari Komisioner Panwaslu Kab. Rokan Hulu Bapak Alamsyah,ST beserta Staff kesekretariat, Sekcam Kepenuhan, Polsek Kepenuhan serta Undangan Lainnya. Pelaksanaan Pelantikan yang juga langsung diberikan Bimbingan Teknis Bagi pengawas TPS kemudian Buka Bersama ini berjalan dengan lancar. Pemateri dari Panwaslu Kab.Rokan Hulu menyampaikan “ada tiga pelanggaran yang harus di perhatikan oleh Pengawas TPS, pertama Pelanggaran administrasi,

www.nadariau.com
https://nadariau.com/2018/06/03/189-pengawas-tps-dari-4-kecamatan-dilantik-di-kepenuhan/

KEdua Pelanggaran Kode etik dan Ketiga Tindak Pidana”, sambung beliau “ Pengawas TPS hendaklah, mengawasi Logistk yang sampai di TPS dan sampai kotak suara di buka dan mendokumentasikan seluruh kegiatan. Dan juga Pengawas dilarang mencampuri tugas KPPS serta menjaga kode etik terhadap anggota KPPS”. Tekasnya. Kemudian setelah bimbingan teknis, dilanjutkan dengan ceramah Agama yang disampaikan oleh Ustad Ahmad SIregar (dari Panwascam Kunto Darussalam), dalam ceramah nya ‘Intinya kita harus sabar, apalagi tugas kita sebagai pengawas, butuh kesabaran yang tinggi dalam mengawasi hal – hal yang tidak kita juga” . ringkasnya. Sementara, Ketua POKJA kecamatan Kepenuhan Rional Siswanto,SE “sangat senang dan berterima kasih atas kerja sama panitia, ketua Panwascam 3 Kecamatan dan suksesnya pelaksanan pelantikan pengawas TPS sebanyak 189 orang ini. Tidak di duga dalam 2 (dua) hari kita bisa mempersiapkan semua kelengkapan dan sarana acara, walau masih ada kekurangan.
Tapi bisa dimaklumi berhubung juga bulan puasa dan panitia juga terbatas”. Ujarnya, Semoga ke depannya jika ada kegiatan seperti Bimbingan Teknik, Pelatihan dan workshop kita siap sebagai tuan rumah, karena masih ada ke depannya materi dan bimbingan bagi Pengawas, PPL Kelurahan/Desa n Komisioner ini sendiri. Tutupnya. Ciloteh dari rekan – rekan pengawas TPS Kec. BOnai Darussalam tentang pelantikan ini cukup baik dan kita tidak perlu jauh – jauh ke pasir pengarayan untuk kegiatan, apalagi jumlah kita banyak. Jadi, kalau ke kota tengah hanya perlu beberapa menit kita bisa sampai. Guraunya.. Selamat buat rekan – rekan pengawas TPS yang telah dilantik dan selamat bertugas. (hasbi)

Minggu, 03 Juni 2018

Rute Asik Setelah Lebaran, 40 Menit Tracking Ke Puncak Kabur 550 Mdpl Rokan Hulu

Puncak Harapan, Rokan IV Koto

Sebenarnya ini trip terakhir sebelum bulan puasa 1439 H, tepatnya tanggal 6 Mei 2018. Tapi, berhubung aktivitas yang cukup banyak (sok sibuk :D ) dan belum dapat waktu yang tenang untuk nulis, tulisan bukan hanya sekedar cerita kedai kopi tapi tulisan sangat perlu di tata dan bahasa perlu di atur sehingga kita penulis dan pembaca bisa sama – sama seperti masuk dan terbawa didalam tulisan tersebut.  Mungkin layaknya anak muda yang lagi nonton film sinetron. (nyambung atau tidaknya) :D
 
Puncak Bimbang, Rokan IV Koto
Perjalanan ini sabtu, tanggal 5 Juni 2018, pukul 18.00 wib, sebenarnya pukul 16.30 wib setelah kegiatan pelantikan rekan – rekan PPL  Se- Kec. Kepenuhan di Kota Tengah (Panwaslu) wilayah kepenuhan diguyur hujan sehingga menunda perjalalan. Tim perjalanan kali ini cukup ramai karena sahabat-sahabat dari MTMA Riau dan MTMA Rokan Hulu turun dan ada kegiatan social bersama kelompok sadar wisata (barawrokan) dan masyrakat setempat dengan anak – anak yatim di sana.  Setelah menunggu hujan reda sekitar pukul 17.00 wib akhirnya diputuskan berangkat dari kediaman (Pasir pandak) menuju ke kota pasir pengarayan untuk berkumpul dengan rekan  -rekan MTMA Rokan Hulu, hingga sampai pukul 17.45 wib dan sambil menunggu magrib di lanjutkan perjalanan menuju ke kecamatan ujung batu, dari ujung batu (Simp.SIabu) di lanjutkan ke Kec.Rokan IV koto mengingat rekan – rekan MTMA Riau belum berangkat dari pekanbaru, sementara waktu sudah jadwal makan malam (pukul 19.30 wib), akhirnya di putuskan untuk berkumpul di indomaret Desa Lubuk Bendahara dan sebagian sahabat-sahabat juga mencari makanan hingga pukul 21.00 wib di putuskan untuk melanjutkan perjalanan ke Pusat Kec. Rokan IV Koto untuk berkumpul di Basecamp Baraw Rokan, di sambut sahabat – sahabat pengurus Baraw Rokan.

Puncak Kabur, 550 Mdpl 

Hingga pukul 23.00 wib berkumpul sembari beristirahat di basecamp dan berhubung ada tamu dari daerah lain akhirnya sebagian tim naik ke puncak, dan penulis ikut dalam rombongan tamu tersebut supaya bisa istirahat dipuncak, dan rombongan MTMA Riau juga baru jalan dari pekanbaru. Dari basecamp ke parkiran terakhir di butuh kan waktu sekitar 20 menitan. Setelah memarkirkan kendaraan, packing terakhir dan berdoa sebelum tracking, dari parkiran ke puncak harapan (pertama) di butuhkan waktu sekitar 15 menit, sahabat yang belum pernah jangan takut karena rute (track) sudah aman dan mudah untuk berjalan, rekan2 Barawrokan sudah membuat seperti ke atas mana rute ada yang tanjakan. Dari puncak harapan ke puncak bimbang hanya butuh waktu 13 menit normal. Dan dari puncak bimbang ke puncak kabur sekitar 10 menit normal.
 
Puncak Kabur
Trip kali ini juga kurang bersahabat dengan cuaca, karena menunggu hingga subuh supaya turun hujan untuk dapatkan samudra di atas awan seperti dokumentasi sahabat-sahabat yang lainnya. Tapi begitu lah perjalanan alam, tidak semua keingingan sesuai dengan kenyataan. tapi paling tidak dari sebelah puncak bukit tungkuih nasi terlihat awan mulai datang hingga pukul 08.00 wib.
Sunrise Puncak Kabur 
Kanan : Crew Thecaretaker, Penulis, Afdol (barawrokamn), dan sahabat dai MTMA Rokan Hulu

 Catatan : dari Pasir pengarayan ke parkiran terakhir jarak tempuh normal 1, 5 Jam, dari pekanbaru ke lokasi 3 Jam. Untuk tracking sekitar 40 menit (normal) versi pemula.. :D
Bagi sahabat – sahabat yang juga ingin ke sana, bisa cek ig BARAWROKAN atau CM fb Syafrizalhasbi.
Jalan dari puncak kabur ke puncak bimbang
Jalan dari basecamp ke parkiran 
pemandangan di perjalanan


Terima kasih sahabat –sahabat  Barawrokan trip kali ini

Terima kasih diskusinya ketua Barawrokan Sigit Praninjo, S.Stp (Sekcam Kec.Rokan IV Koto) Muda dan berkarir.
Track Dari Puncak Harapan ke Parkiran


Trip Kali ini, MTMA RIAU &ROHUL, BARAWROKAN